Musabaqoh Sambut Akhirus Sanah Pesantreh Al-Badriyyah Mranggen
NU Online · Senin, 12 Mei 2014 | 07:01 WIB
Demak, NU Online
Menjelang bulan Ramadhan, hampir semua pondok pesantren di Indonesia mengadakan kegiatan Haflah Akhirus Sanah atau kegiatan akhir masa pendidikan. Seperti di Pondok Pesantren Putri Al-Badriyyah Suburan Mrangggen Demak yang diasuh oleh KH. Muhibbin Muhsin Al-Hafidz, kegiatan didahului dengan berbagai musabaqoh (perlombaan) khas pesantren. <>
“Kegiatan musabaqoh dalam rangka Haflah Akhirus Sanah ini merupakan kegiatan rutin yang kita selenggarakan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan santri dalam menyerap ilmu selama setahun ini yang sudah diajarkan oleh para asatidz,” kata Siti Iin Fatimah selaku ketua panitia penyelenggara, Kamis (8/5) lalu.
Musabaqoh yang berlangsung dari tanggal 8 sampai 13 Mei ini akan diikuti seluruh santri putri yang berjumlah sekitar 400 santri, memperlombakan beberapa kekhasan pesantren seperti parade sholawat, puitisasi Al Quran, khitobah, hafalan Imrithi dan Alfiyyah, MC bahasa jawa dan cerdas cermat ilmu agama (CCIA). Juga lomba keterampilan perempuan seperti merangkai buah, kreasi jilbab, menghias kamar, membuat taplak meja. Serta lomba yang sifatnya hiburan seperti fashion show, iklan, dan lain-lain.
“Dalam musabaqoh ini jangan hanya mencari kemenangan semata tapi carilah pengalaman dalam rangka menempa sejauh mana mental santri dalam berkompetisi secara sehat, fair play. Karena dimulai dari kehidupan pesantrenlah, para santri nantinya akan terbiasa hidup bermasyarakat yang beraneka ragam corak budayanya,” ujar K. Muhammad Hafidz Al-Ma’zy mewakili asatidz saat membuka musabaqoh.
“Harapannya nanti santri dalam bersosialisasi dengan masyarakat mempunyai sikap tegas dalam memegang teguh prinsip pesantren dan luwes pada kehidupan sosial kemasyarakatan,” harapnya. (Ben Zabidy/Anam)
Terpopuler
1
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
2
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
3
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
4
Kekeringan Meluas, Banser Pemalang Salurkan 211 Ribu Liter Air Bersih
5
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
6
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
Terkini
Lihat Semua