Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menegaskan pentingnya kekuatan oposisi yang kukuh sebagai penyeimbang pemerintahan Indonesia yang baru.
Menurut Gus Ulil, oposisi yang kuat di masa mendatang sangat dibutuhkan. Sebab di dalam masa pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin ada hal-hal yang kurang bagus sebagai negara demokrasi, salah satunya sangat kurang peran pemberi kritik terhadap pemerintah.
“Ada hal yang kurang bagus pada masa Pak Jokowi kemarin, saya paham, yaitu kurangnya kekuatan-kekuatan pemberi kritik yang signifikan, baik di dalam parlemen maupun di luar parlemen, (oposisi) itu lemah,” ujar Gus Ulil.
Simak video bermanfaat lainnya di saluran Youtube NU Online! Subscribe!
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua