Siginifikansi peran pesantren dalam merawat sanad keilmuan hingga kini sulit terbantahkan. Selain menjadi wadah tafaqquh fiddin (pendalaman ilmu agama), pesantren juga memperhatikan betul bahwa apa yang diajarkan di lembaga pendidikan Islam tertua ini tetap tersambung dengan khazanah keilmuan ulama-ulama masa lalu.
Peran ini tidak bisa digantikan sepenuhnya oleh media di internet. Betapapun canggihnya, ia sekadar berposisi sebagai alat pembantu dan sarana komunikasi, tetapi bukan sanad keilmuan itu sendiri.
Simak video bermanfaat lainnya di kanal Youtube NU Online! Subscribe!
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua