Ali Maschan Puasa Ramadhan Bersama Karyawan di Bontang-Kaltim
NU Online · Ahad, 16 Oktober 2005 | 06:22 WIB
Surabaya, NU Online
Tidak seperti sebelumnya yang menjalani ibadah puasa Ramadhan hanya dengan berkeliling Jawa Timur, KH Drs Ali Maschan Moesa MSi selaku ketua NU Jatim akan berpuasa di Bontang-Kaltim.
"Biasanya, saya keliling Jatim saja, tapi Ramadhan kali ini, saya diundang berkeliling untuk puasa bersama dengan karyawan pabrik pupuk Bontang, Kaltim pada 20-23 Oktober," katanya di Surabaya, Minggu.
<>Namun, kata dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya itu, kegiatannya setiap Ramadhan umumnya mulai padat setelah puasa berlangsung dua minggu. "Kalau awal puasa hingga dua minggu berikutnya, saya masih bisa berbuka puasa bersama keluarga, tapi
setelah dua minggu biasanya sudah sulit," katanya.
Menurut pengasuh Pesantren Luhur "Al-Husna" Jemurwonosari, Surabaya itu, dirinya telah mengawali puasa dengan pengajian Tafsir Jalalain di pesantren asuhannya. "Pengajian itu berlangsung pada sore hari sampai buka puasa, tapi kalau sudah dua minggu akan mulai ada halangan untuk saya menyampaikan langsung kepada para santri," katanya.
Apalagi, katanya, undangan ceramah Nuzulul Qur’an akan mulai berdatangan dari beberapa pemerintah daerah di Jatim. "Itu pun masih diselingi untuk menceramahi karyawan pabrik pupuk Bontang, Kaltim," katanya.
Ditanya soal rencana mudik untuk berlebaran ke kampung halaman, ulama muda asal Tulungagung itu mengaku mudik baru dapat dilaksanakan tiga hari pasca Idul Fitri. "Saya akan salat Idul Fitri di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, kemudian menerima tamu pada hari pertama dan kedua lebaran," katanya.
Setelah itu, katanya, dirinya bersama keluarga akan mudik ke Tulungagung. "Di sana, sekarang hanya tinggal ibu, sedang bapak sudah almarhum," katanya.(ant/mkf)
Terpopuler
1
Momen Warga Aceh saat Hendak Tabarrukan Idul Fitri dengan Mustasyar PBNU Abu MUDI
2
Kerugian Terbesar Seorang Muslim: Punya Waktu Luang tapi Tak Mendekat kepada Allah
3
Ribuan Paket Bantuan NU untuk Warga Palestina pada Ramadhan 1447 H
4
Merawat Sanad Keilmuan melalui Silaturahmi Guru di Hari Raya
5
Gus Mus Paparkan Makna Umur yang Berkah: Bukan soal Panjang, tapi Manfaat
6
Bolehkah Anak Menasehati Orang Tua yang Tidak Merawatnya?
Terkini
Lihat Semua