’Nyalon’ Walikota, Salahudin Mundur dari Sekretaris PCNU Pekalongan
NU Online · Rabu, 27 Januari 2010 | 04:02 WIB
Kepastian H Salahudin STP maju sebagai calon Walikota Pekalongan ditandai dengan pengajuan diri mundur dari jabatan Sekretaris PCNU Kota Pekalongan.
Hal ini dilakukan oleh mantan Ketua DPRD Kota Pekalongan periode 2004-2009 ini, agar dirinya lebih fokus dan dapat konsentrasi dalam proses pelaksanaan Pilkda yang akan digelar bulan April mendatang.<>
Kepada NU Online, Selasa (26/1), Salahudin mengatakan, meski dalam aturan NU yang termuat dalam Anggaran Rumah Tangga pasal 45 ayat 3 hanya perlu non aktif bagi pengurus harian yang mencalonkan diri atau dicalonkan untuk mendapatkan jabatan politik, namun dirinya memilih mundur dari jabatan sekretaris.
Pilihan mundur dilakukan di samping untuk mempermudah proses, juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap organisasi, baik sebelum maupun sesudah pemilihan walikota, ujarnya.
Dikatakan, pilihan melepas jabatan sekretaris PCNU Kota Pekalongan karena dirinya akan maju sebagai calon Walikota Pekalongan periode 2010 - 2015 setelah mendapat peluang yang diberikan dan ditawarkan oleh beberapa partai politik kepada dirinya.
Ditambahkan, secara resmi dirinya telah mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari jabatan sekretaris kepada pengurus Cabang NU Kota Pekalongan tanggal 21 Januari 2010 kemarin dengan tembusan kepada pengurus lembaga, lajnah dan banom tingkat cabang, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) dan Ranting NU se Kota Pekalongan.
Sementara itu, beberapa pengurus NU Cabang dimintai komentar perihal pengunduran Salahudin, menyayangkan jika hal itu dilakukan, karena menurut aturan Salahudin cukup non aktif, kecuali nanti kalau terpilih baru mengajukan pengunduran diri. Jika tidak terpilih, ia bisa kembali aktif di NU, karena tenaga dan fikirannya masih dibutuhkan di NU Kota Pekalongan. (amz)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Tunda Amal Baik
2
Khutbah Jumat: Memudahkan Urusan Orang Lain, Jalan Menuju Ridha Allah
3
Gus Ipul: Mekanisme Pemilihan Ketua Tanfidziyah Lewat AHWA Otomatis sampai Ranting
4
Turut Berkhidmah di Muktamar, Banser Supangat Wafat; Ketum Ansor Janji Tanggung Pendidikan Anaknya hingga Perguruan Tinggi
5
Bitcoin dalam Perspektif Fiqih: Harta, Alat Tukar, dan Hukum Transaksinya Sesuai Hasil Muktamar Ke-35 NU
6
Gus Ipul Sebut Dua Kesuksesan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Terkini
Lihat Semua