Ansor Harus Mampu Tolak Intervensi dan Politik Uang
NU Online · Jumat, 14 Januari 2011 | 01:34 WIB
Rais Syuriyah PBNU KH Hasyim Muzadi berharap Kongres ke-14 Gerakan Pemuda Ansor di Surabaya mampu menolak politik uang dan intervensi dari luar.
"Saya berharap Kongres Ansor mampu menolak intervensi dan `money politics`, sekalipun itu sulit, karena demokrasi di Indonesia telah berubah menjadi `industri`," kata Hasyim melalui pesan singkat (SMS)-nya di Surabaya, Kamis.<>
Menurut dia, kapitalisme yang mencengkeram kuat Indonesia membuat nilai luhur demokrasi menjadi layaknya sebuah industri, yakni industri penghasil hak suara yang kemudian dijual kepada konsumen.
"Tentu pembelinya adalah kelompok berduit dan kekuasaan yang tidak percaya diri bahwa dia didukung rakyat, dan uangnya pun pasti bukan uang pribadi," katanya.
Menurut Hasyim, tanda-tanda terjadinya politik uang dan intervensi di kongres Ansor sebenarnya mudah dilihat. "Yakni siapa yang menang di kongres? Apakah yang independen ataukah yang mendadak menang, karena kekuatan tukang intervensi?," katanya.
Kemudian, kata dia, setelah terpilih, apakah Ketua Umum Ansor terpilih mengabdi ke Ansor ataukah mengabdikan Ansor ke pihak lain dengan kompensasi keuntungan perseorangan.
"Lalu, organisasi Ansor setelah kongres dibawa kemana? Dinamis atau kelumpuhan?," katanya.
Namun demikian, pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Malang dan Depok ini yakin di kalangan Ansor masih terdapat kader-kader militan yang memegang idealisme dan nilai-nilai perjuangan Ansor.
"Saya berdoa, semoga kongres Ansor `selamet` sebagai ganti ucapan selamat berkongres," kata mantan Ketua Ansor Jawa Timur ini. (ant/mad)
Terpopuler
1
PBNU Rilis Twibbon Hari Santri 2026, Unduh Linknya di Sini
2
KH Syukron Makmum dan Daarul Rahman-nya
3
Ketum GP Ansor: Keteladanan KH Abbas Buntet Layak Diabadikan sebagai Pahlawan Nasional
4
Akhir Perang AS-Israel Versus Iran
5
Masyarakat Sipil Gelar Aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani Besok, Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
6
Karhutla Belum Reda, Rais Aam PBNU Ajak Masyarakat Terus Berdoa agar Musibah Segera Berakhir
Terkini
Lihat Semua