Surabaya, NU Online
Terkait peristiwa kekerasan yang menimpa golongan Syi'ah di Sampang beberapa waktu lalu, Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya desain konflik Sunni-Syiah.
"Kami menduga ada desain Sunni-Syiah untuk merusak Jatim, karena kejadian yang sama dengan isu yang sama baru saja terjadi di Bangil," kata Sekretaris PW Ansor Jatim Imron Rosyadi Hamid di Surabaya, Ahad tadi pagi (1/1).
<>Ia mengemukakan hal itu menanggapi pembakaran madrasah dan rumah warga Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura oleh sejumlah massa anti-Syiah, 29 Desember 2011.
Menurut dia, kewaspadaan tentang dugaan adanya desain itu penting untuk masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan hal-hal serupa, karena tokoh masyarakat hendaknya mencegah kasus itu agar tidak meluas dan berkembang.
"Untuk anggota Ansor dan Banser, kami minta anggota Ansor dan warga NU untuk membantu aparat kepolisian guna mengembalikan kondusifitas keadaan agar upaya memperluas dan mengembangkan konflik dapat dicegah," katanya.
Redaktur : Hamzah Sahal
Sumber : Antara
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
4
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua