Delegasi Indonesia Hanya Raih Juara Harapan MTQ di Libya
NU Online · Senin, 31 Oktober 2005 | 09:36 WIB
Tripoli, NU Online
Dalam acara Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Hifdhan wa Tajwidan untuk perempuan di Libya pada 19-24 Ramadhan yang diikuti oleh lebih dari 48 negara, satu-satunya delegasi Indonesia yang diwakili oleh Bahirah Najah hanya meraih juara harapan I. Juara pertama diraih oleh peserta dari Maroko, kedua dari Mesir dan ketiga dari Al Jazair.
Cewek asal Pasuruan yang merupakan alumni Pondok Pesantren Al Fattah Singosari itu sebelumnya merupakan juara MTQ Gorontalo untuk kategori putri. Sebagai juara harapan I ia memperoleh hadiah uang sebesar 20.250 Dinar Libya yang jika dirupiahkan senilai sekitar 170 juta rupiah.
<>Perlu diketahui, pada perlombaan sebelumnya, delegasi-delegasi Indonesia dapat maraih juara. Untuk katagori Tahfidz. H Martomo asal Sumatera, Mahasiswa PTIQ Jakarta ini menempati juara kedua dengan hadiang uang sekitar 500 juta, sedangkan untuk katagori tajwid. Moch Sofyan Ats-Tsaury, bocah berumur 13 tahun asal Sidoarjo yang merupakan peserta termuda pada perlombaan waktu itu meraih juara kedua harapan dengan hadiah uang senilai 40 juta rupiah. Mereka berdua juga merupakan juara MTQ Gorontalo.
"Musabaqah Wa'tashimu An-Nisaiyah Al-Ula" yang bertempat di hotel Al Mahari Tripoli Libya ini dibuka langsung oleh putri pimpinan Libya, Dr. Aisyah Muammar Qoddhafi selaku ketua panitia dan sekaligus pimpinan yayasan "Wa'tashimu. Perlombaan ini sudah berlangsung untuk ketiga kalinya dengan jadual terpisah antara laki-laki dan perempuan, bulan September lalu merupakan penyelenggaraan untuk laki-laki.
Â
Kontributor Libya : Moch Syamsuddin AM
Terpopuler
1
Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
2
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
3
Jadwal Cuti Bersama dan WFA Lebaran 2026, Total Libur Capai 16 Hari
4
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
5
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua