Jepara, NU Online
Manusia hidup tentu membutuhkan kebahagiaan. Untuk mencapainya harus melalui beberapa tahapan yang perlu ditempuh. KH Muchlisul Hadi, pengasuh pondok pesantren Roudlotul Huda desa Margoyoso, kecamatan Kalinyamatan saat ditemui NU Online, sabtu (2/7).
"Kunci pertama yang ditempuh dengan menjadikan seorang istri menjadi sholihah yang merupakan dambaan semua laki-laki. Karenanya, seorang suami perlu mendidik pendamping hidupnya agar menjadi perempuan yang baik dalam segala aspek," tutur Hadi.<>
Adapun kunci yang kedua, lanjutnya, menjadikan anak peribadi yang sholih dan sholihah. Pendidikan agama, jelas kyai Muchlis menjadi salah satu penentu mereka menjadi sholih dan sholihah. “Sehingga orang tua perlu memasukkan anak-anaknya ke lembaga agama semisal Pesantren maupun Madrasah,” jelasnya.
Selain itu, tambahnya pendidikan umumnya jangan dikesampingkan. Agar dunia dan akhirnya seimbang. Ketiga, banyak bergaul dengan orang sholih. Dengan bergaul dengan orang sholih, tuturnya diri kita pun akan menjadi baik juga. “Seringlah berkumpul dengan orang alim maka kita pun niscaya akan meniru kebaikan orang alim tersebut,” tuturnya.
Kunci kebahagiaan yang terakhir, pungkasnya dalam mencari nafkah diusahakan di Negara sendiri. Tidak perlu sampai keluar Negeri. “Berapapun harta yang kita dapat dari kerja keras kita perlu sekali untuk disyukuri agar rizkinya menjadi berkah,” ungkapnya.
Ia sangat prihatin banyak warga Indonesia yang menjadi TKI atau TKW hanya untuk mencari nafkah. Apalagi sampai nyawa yang harus dipertahukan karena diduga membunuh majikannya. Untuk itu, ia berharap agar penduduk Negeri ini cukup bekerja di Negara sendiri.
“Saya yakin jika mau berikhtiar dan berdoa, Allah akan selalu melapangkan rizki kita,” pesannya.
Redaktur : Syaifullah Amin
Kontributor : Syaiful Mustaqim
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
4
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
5
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kering hingga 24 Oktober
6
PWNU Jakarta Jadwalkan Pembukaan Konferwil XXI di Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur
Terkini
Lihat Semua