Sebanyak 50 mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Bojonegoro (FKMB) IAIN Sunan Ampel Surabaya melakukan bhakti sosial. Bhakti sosial ini dilakukan dalam bentuk pendidikan bahasa kepada para siswa sekolah.
Bhakti sosial dilakukan di desa Kandangan Kecamatan Trucuk, yang merupakan langganan banjir. Selain pendidikan bahasa, FKMB juga mengajarkan keterampilan kepada warga.<>
"Kalau untuk pelajar sebatas pendampingan bahasa sedangkan untuk warga ada penambahan keterampilan kerajinan,' ucap Muhammad Hasanuddin ketua FKMB IAIN Sunan Ampel Surabaya, Sabtu, (2/5).
Keterampilan yang diajarkan kepada warga, difokuskan untuk pengolahan pelepah pisang menjadi barang kerajinan. Dalam kesempatan tersebut, kerajinan pelepah pisang dapat diolah menjadi bentuk tas, tempat tisu, sandal dan vas bunga.
Diharapkan setelah adanya keterampilan kerajinan dari pelepah psiang ini, warga yang mayoritas sebagai petani ini dapat memanfaatkannya. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika kerajinan ini bisa sebagai profesi yang mendatangkan uang.
Bhakti sosial ini juga mengadakan penanaman pohon bersama warga. Penanaman pohon ini difokuskan di lahan-lahan yang kosong di daerah tersebut. (JP)
Terpopuler
1
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
2
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
3
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
4
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
5
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
6
Gelar Istighotsah, Gus Yahya Ajak Nahdliyin Niatkan Perjalanan ke Muktamar sebagai Ibadah
Terkini
Lihat Semua