Gus Dur dan Soeharto akan Dipertimbangkan Dapat Gelar Pahlawan
NU Online · Rabu, 10 Februari 2010 | 12:46 WIB
Dua mantan presiden, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan Soeharto akan dipertimbangkan untuk diberi gelar pahlawan. Gelar itu akan dipertimbangkan Dewan Gelar Tanda Jasa dan Kehormatan yang baru saja diangkat Presiden SBY.
Â
"Mengenai adanya usulan Gus Dur dan Soeharto diusulkan dapat gelar pahlawan itu juga akan dipertimbangkan oleh para Dewan Gelar yang baru. Itu akan diteliti berdasarkan obyektivitas fakta sejarah," ujar juru bicara kepresidenan, Julian Aldrin Pasha di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (10/2)<>
Menurut Julian, hasil penelitian dari usulan masyarakat itu, akan disampaikan kepada Presiden. Dewan Gelar sendiri sudah diangkat dan terdiri dari 7 orang. Mereka terdiri dari 2 unsur akademis, 2 unsur militer dan 3 unsur tokoh masyarakat.
Mereka adalah Marsekal TNI Djoko Suyanto (Ketua), Hayono Suyono (Wakil Ketua), serta anggota Juwono Sudarsono, TB Silalahi, M Quraish Shihab, Jimly Ashshiddiqie dan Edi Sedyawati.
Sementara anggota Dewan Gelar Jimly Ashshiddiqie mengatakan Presiden SBY memberikan arahan sebagai bangsa yang punya peradaban tinggi agar tidak pelit memberikan penghargaan dan kurang begitu lancar berterima kasih.
"Kita senang menghukum dan tidak senang memberi penghargaan. Orang yang berjasa dan berkontribusi di negara harus diberikan penghargaan," jelas Jimly. (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua