KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)mengingatkan kepada Majlis Ulama Indonesia (MUI) agar tidak hanya memperhatikan kelompok masyarakat menengah ke atas. Melainkan mestinya juga persoalan-persoalan orang miskin.
Demikian disampaikan Gus Dur dalam pengajian rutinnya di Pesantren Ciganjur, Jl. Warung Silah Jakarta Selatan, pagi tadi (29/11). Menurut Gus Dur, MUI harusnya memiliki keberpihakan terhadap rakyat kecil.<>
Hanya memperhatikan persoalan kelompok menengah ke atas, mengindikasikan bahwa MUI tidak memilliki kepekaan sosial. Fatwa-fatwa yang tidak penting, mestinya tidak perlu dikeluarkan.
"MUI kan tahu, bahwa orang-orang yang mendustakan agama adalah mereka yang tidak memperdulikan rakyat kecil," tandas Gus Dur.
Lebih lanjut Gus Dur kemudian mengutip bacaan Al-Qur'an surat al-Maa'un ayat 3, walaa yahuddu 'alaa tho'aamil miskiin (dan tidak menganjurkan memberi makan orang msikin).
"Rakyat kita sekarang hidup sangat kesusahan, jadi berfatwalah yang memiliki dampak kebaikan ekonomi bagi rakyat kecil. Agar penderitaan mereka berkurang," tandasnya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua