Gus Dur: Pemerintah Harus Perhatikan Pesantren
NU Online · Ahad, 20 Desember 2009 | 23:35 WIB
Pondok pesantren merupakan aset besar bangsa Indonesia, karena itu pemerintah harus memberikan perhatian lebih atau ngemong terhadap lembaga tersebut.
"Pemerintah harus memperhatikan keberadaan pesantren, karena manfaatnya sangat besar bagi bangsa dan negara," kata mantan Presiden Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam wawancara via telephone di Pesantren Darul Muttaqien Parung Bogor, Jawa Barat, Ahad (20/12).<>
Menurut Gus Dur, manfaat eksistensi pesantren sangat besar bagi bangsa Indonesia. Saat ini terdapat sebanyak 21 ribu pesantren yang tersebar di berbagai penjuru Tanah Air. Masing-masing pesantren memiliki keunggulan, keunikan dan keragaman kurikulum, sehingga membuat lembaga tersebut semakin kaya warna.
"Keberadaan pesantren sangat penting. Pesantren perlu diperhatikan oleh pemerintah," tegas mantan Ketua PBNU ini dalam wawancara dari Rumah Sakit Cipto MAngunkusumo (RSCM) Jakarta.
Lebih lanjut Gus Dur menandaskan, berbagai keunggulan komparatif tersebut menjadikan pesantren sebagai sub kultur dari kultur bangsa Indonesia. Pesantren telah memberikan banyak sumbangsih bagi Indonesia. Yakni mulai zaman pra kemerdekaan, revolusi kemerdekaan hingga dewasa ini.
"Sumbangsih yang telah diberikan pesantren bagi bangsa ini sangat besar. Karena itu pesantren perlu mendapatkan perhatian, agar perannya dalam mengisi permbangunan semakin dirasakan masyarakat," jelas Gus Dur. (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua