Sejak awal, Nahdlatul Ulama (NU) sudah berpolitik, bahkan sejak sebelum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) lahir. Politik NU adalah politik kebangsaan, yakni menjaga keutuhan bangsa.
Demikian dinyatakan Pengasuh Ponpes Rodhotul Tholibin Rembang KH Musthofa Bisri (Gus Mus) di Lamongan, Sabtu (13/6). Menurut Gus Mus, sejarah politik kebangsaan ini menjadikan NU terus terseret arus kekuasaan politik hingga saat ini.<>
Namun Gus Mus menjelaskan, saat ini warga Nahdlyiin telah terbawa arus politik kekuasaan atau politik praktis. Sehingga diperlukan adanya kemampuan dari para kadernya untuk bisa berpolitik secara santun dan mumpuni.
"Meski demikian, ironisnya banyak kader NU tidak mengerti tentang politik kekuasaan. Sehingga, meski antusias berpolitik praktis, tetapi tidak siap berkuasa,'' Lanjut Gus Mus.
Lebih jauh, Gus Mus juga memberikan contoh, indikasi kurang mengertinya orang NU terhadap politik praktis dapat dilihat ketika ada yang mendirikan partai. Meski menurut perhitungan partai itu tidak bisa besar, pengurus partai yang orang NU tersebut menyatakan tidak apa-apa partainya kecil asal baik.
''Jawaban seperti itu jelas menunjukkan orang NU tersebut tidak tahu soal politik praktis sehingga tidak siap berkuasa. Lha wong, politik praktis itu tujuannya kekuasaan kok malah bikin partai kecil. Yang benar seharusnya bikin partai yang besar agar bisa berkuasa,'' tegas Mustasyar PBNU ini.
Gus Mus juga menambahkan, orang NU yang siap berkuasa adalah Gus Dur. ''Tetapi ketika berkuasa, Gus Dur kesulitan mencari orang NU yang siap berkuasa untuk mendampinginya saat menjadi presiden dulu,'' tandasnya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua