Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS), Kamis, melarang semua pria di Jalur Gaza bekerja di salon perawatan rambutĀ perempuan. HAMAS berikrar akan menangkap dan mengadili pelanggar aturan itu.
"Pemerintah Palestina (di Jalur Gaza) telah memutuskan untuk melarang pria bekerja di tempat perawatan kecantikan setelah adanya instruksi dari Menteri Dalam Negeri Fathi Hammad," demikian pernyataan di jejaring pasukan polisi yang kendalikan HAMAS di Jalur Gaza, seperti dikutip Reuters.<>
"Setiap orang yang melanggar keputusan ini akan ditangkap dan diadili," katanya.
Selama tiga tahun belakangan, beberapa tempat perawatan kecantikan dan perawatan rambut di Jalur Gaza telah menjadi sasaran peledakan dan serangan lain, yang diduga oleh HAMAS dilakukan oleh kelompok fanatik yang memiliki ideologi yang sama dengan Al-Qaida.
Berbagai kelompok semacam itu, yang berusaha membangkang terhadap kekuasaan HAMAS di Jalur Gaza dan mengecam para pemimpinnya karena tak menerapkan hukum Syari`ah secara ketat, telah diduga sebagai pelaku serangan di berbagai tempat di wilayah itu seperti kedai Internet dan hak milik serta sekolah penganut agama lain. (ant/mad)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
2
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
3
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
4
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
5
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
6
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua