Hasyim: Komitmen AS untuk Menegakkan HAM Perlu Disoal
NU Online · Kamis, 10 Agustus 2006 | 02:36 WIB
Malang, NU Online
Kecaman untuk Israel atas serangannya terhadap Lebanon tidak akan memberikan efek apapun. Israel dan Amerika Serikat (AS) sebagai pendukung utamanya tidak akan mengindahkan kecaman bahkan kutukan dari penjuru dunia manapun.
Demikian dikatakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH. Hasyim Muzadi di Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Malang, Jawa Timur, Kamis (10/8).
AS sering mengaku menjadi pioner penegakan Hak Asasi Manusia (HAM), menjadi polisi dunia bahkan memelopori pemberantasan terorisme internasional. Namun pada pada saat yang sama AS justru mengabaikan HAM.
“Komitmen AS untuk menegakkan HAM perlu dipertanyakan. Mengapa AS selalu berpihak kepada Israel yang jelas-jelas membumihanguskan rakyat Lebanon dan Palestina,” kata Hasyim.
PBNU, lanjutnya, akan mengundang Menlu Hasan Wirayuda dan sejumlah Duta Besar (Dubes) serta rektor Perguruan Tinggi (PT) di Jatim, untuk membahas serangan Israel terhadap Lebanon yang kurang mendapat perhatian dari negara-negara di kawasan Timur Tengah.
Menlu dan sejumlah Dubes negara sahabat serta para rektor PT diundang guna mengupas masa depan Lebanon yang terus menerus digempur rudal-rudal Israel, dalam dialog terbatas "Resolusi Konflik Lebanon-Israel dan Prospek Perdamaian Dunia dalam Perspektif Kebijakan Luar Negeri RI".
Dubes negara sahabat yang diundang diantaranya adalah Dubes Palestina, Syiria, Yordania, Iran, Malaysia dan Dubes Jepang sebagai pengamat dialog terbatas tersebut.
Menanggapi rencana sejumlah elemen Islam di Indonesia untuk memberangkatkan relawan perang ke Lebanon, Hasyim menegaskan, hanya berbekal semangat tanpa didukung kemampuan teknis sama halnya dengan bunuh diri. “Tentara saja butuh latihan tahunan," ujar Hasyim. (han/nam)
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
3
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
4
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
5
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
6
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
Terkini
Lihat Semua