Indonesia Selenggarakan Kongres Penghafal Al-Qur'an Asia-Pasifik
NU Online · Kamis, 6 Mei 2010 | 02:24 WIB
Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Penghafal Al-Qur'an se-Asia Pasifik di Masjid Istiqlal Jakarta, 7-10 Mei 2010. Ketua Panitia Pengarah Konferensi, KH Abdul Hasib, di Jakarta, Kamis, mengatakan, Konferensi itu akan diikuti oleh 9 negara di kawasan Asia Pasifik yakni Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Kamboja, Australia, China dan tuan rumah Indonesia.
Dua negara lain di luar kawasan yang akan berpartisipasi dalam Konferensi itu adalah Maroko dan Arab Saudi. Selain itu, Konferensi yang mengambil tema "Peran Huffaz Al-Qur'an di Masyarakat" serta dibuka oleh Menteri Agama Suryadharma Ali dan Menkominfo Tifatul Sembiring tersebut juga akan diikuti oleh sekitar 100 pendiri dan pengelola lembaga tahfiz Al-Qur'an se-Indonesia.<>
Menurut tema besar peran huffaz Al-Qur'an di masyarakat itu sengaja diangkat untuk memetakan sekaligus mempertegas posisi para ulama penghafal Al-Qur'an ditengah-tengah masyarakat muslim.
"Mereka, para penghafal Al-Qur'an, yang umumnya adalah para ulama, kiai dan ustadz itu memiliki peran dan kontribusi yang signifikan bagi umat Islam di negara ini," ujar KH Abdul Hasib yang juga Ketua Rabithah Ma'ahidil Qur'an Indonesia itu.
Dikemukakannya bahwa peran para huffaz itu adalah berkontribusi membangun masyarakat yang penuh dengan kedamaian dan perilaku terpuji (akhlakul karimah) dengan memaknai dan mengamalkan nilai-nilai Al Quran di masyarakat. Pada bagian lain, ia menjelaskan bahwa secara spesifik konferensi itu memiliki 5 tujuan, yakni menjalankan peran huffaz Al-Qur'an dalam pengembangan masyarakat pada aspek ilmu dan dakwah, peningkatan amal Qurani dengan cara mengatur, merencanakan, meningkatkan dan mengevaluasi lembaga-lembaga Al Quran.
Tujuan lainnya adalah memberikan referensi ilmiah seluruh organisasi dalam pengembangan Al-Qur'an, membekali lembaga-lembaga Al-Qur'an dengan hasil penelitian ilmiah guna meningkatkan kemampuan dalam pengamalan Al-Qur'an serta membentuk jaringan pakar dan pencinta Al Quran dan menjadikan sarana pertukaran pengalaman di antara peserta konferensi. Konferensi itu akan dilaksanakan dalam berbagai kegiatan seperti seminar, lokakarya, workshop, hingga kunjungan ke sejumlah lembaga tahfizhul Quran di Indonesia. (ful)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
6
Krisis Kemanusiaan di Balik Kekerasan Lembaga Pendidikan Agama
Terkini
Lihat Semua