Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehman-Parast, Ahad, mengatakan pemerintah Arab Saudi sebaiknya mengoreksi kebijakan mengenai Yaman. Sebelumnya, Menlu Arab Saudi, Pangeran Saud Al Faisal baru-baru ini menyampaikan kembali pernyataan bahwa Iran menyediakan dukungan buat gerilyawan Yaman dan mencampuri urusan dalam negeri Yaman.
"Pernyataan Menlu Arab Saudi mengejutkan. Kami berharap saudara kami di Arab Saudi memperbaiki kebijakan praktis mereka mengenai Yaman. Bukan mengutuk pihak lain," kata Mehman-Parast sebagaimana dikutip Xinhua, Senin (1/2).<>
Pada November, setelah gerilyawan Al Houthi di Yaman melintasi perbatasan Arab Saudi, Riyadh melancarkan serangan mematikan terhadap mereka. Baru-baru ini, para pejabat Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka telah memaksa gerilyawan tersebut ke luar wilayah mereka.
Iran menuduh serangan udara Arab Saudi yang ditujukan kepada gerilyawan Yaman di dalam wilayah Yaman telah mengakibatkan wafatnya umat Muslim yang tak berdosa. Namun pernyataan itu dibantah pemerintah Yaman dan dikatakan rekayasa dan tak berdasar. (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua