Sikap pemerintah Iran mengenai masalah nuklirnya belum berubah. Utusan Republik Islam Iran untuk Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Ali Asghar Soltanieh, mengatakan, Sikap utama Iran mengenai masalah nuklir ialah menyelenggarakan perundingan tanpa prasyarat dan dengan dasar saling menghormati.
Sementara itu, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Hassan Qashqavi mengatakan, Iran tidak menentang pembicaraan, tapi Iran takkan membiarkan negara besar dunia menekan dengan tenggat.<>
Demikian dilaporkan stasiun TV resmi Iran, IRIB, Selasa (18/8). Iran tetap menyangkal semua tuduhan dan berkeras program nuklirnya hanyalah untuk menghasilkan energi listrik.
Meski demikian, hingga saat ini, Dewan Keamanan PBB telah menjatuhkan tiga sanksi atas Iran karena melakukan program pengayaan uraniumnya.
Sebelumnya, Presiden AS Barack Obama telah memberi Iran waktu sampai September untuk memulai pembicaraan banyak pihak mengenai masalah nuklirnya yang menjadi sengketa, atau menghadapi sanksi lebih lanjut.
Washington telah berusaha meningkatkan sanksi terhadap Teheran karena keterlibatan Iran dalam kegiatan anti-AS dan diduga secara diam-diam membuat senjata nuklir. (min)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
6
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
Terkini
Lihat Semua