Iran Tuding AS Ingin Rusak Citranya di Internet
NU Online · Ahad, 24 Januari 2010 | 02:18 WIB
Ketua Parlemen Iran (Majlis), Ali Larijani, menuding Amerika Serikat hendak merusak citra negaranya di jaringan Internet melalui dana 45 juta dolar AS yang dialokasikan Gedung Putih untuk memerangi pembatasan Internet.
Ditemui di sela acara peresmian sejumlah proyek komunikasi di Qom, Sabtu, Larijani menegaskan, langkah AS itu justru semakin memperkuat rakyat Iran. Pernyataan itu disampaikannya menanggapi surat permintaan lima orang senator AS kepada Menteri Luar Negeri Hillary Clinton Rabu lalu.
<>
Di surat itu, kelima orang senator AS itu dilaporkan meminta dana 45 juta dolar AS yang sudah dialokasikan dua tahun terakhir itu dipakai untuk memerangi pembatasan Internet di negara-negara, seperti Iran. Menurut Larijani, AS tidak akan pernah berhasil "mengganggu citra Iran di seluruh dunia" sekalipun negara itu menggunakan dana 45 miliar dolar AS.
Langkah AS yang dikenal sebagai sekutu dekat Israel itu juga akan semakin mendorong bangsa Iran menuju perkembangan teknologi, katanya. "Langkah-langkah AS itu tidak akan menghentikan gerak rakyat Iran menuju perkembangan teknologi," kata Larijani menambahkan. (ant)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua