Jaringan Masjid Da’wah mengecam kebijakan terakhir Zionis yang melarang kumandang adzan Shubuh di kota Al-Quds dengan alasan mengganggu warga permukiman Zionis. Jaringan Islam ini menganggap tindakan tersebut sebagai rangkaian dari kejahatan Israel yang terus berlanjut terhadap tempat suci ummat di sejumlah tempat di Palestina.
Dalam surat keteranganya, jaringan da’wah masjid, mengingatkan Israel dan kelompok pemukimnya dari upaya penodaan terhadap tempat suci ummat ataupun Masjid di kota tersebut, Kamis (3/12). Mereka menegaskan, masjid dan tempat suci lainya tidak akan dapat menjadi komoditas mulut mereka.<>
Jaringan da’wah Masjid menganggap Zionis bertanggung jawab atas klaim-klaim terhadap tempat suci ummat maupun masjidnya. Mereka menyerukan ummat Islam di Al-Quds untuk tetap menjalankan kewajibanya, dan tetap mengumandangkan adzan shubuh sebagaimana biasanya di setiap masjid untuk membalas semua aksi Zionis tersebut.
Mereka juga menghimbau semua ummat Islam sedunia untuk bersolidaritas terhadap saudaranya di Baitul Maqdis yang mengalami kekerasan agama dengan mengulurkan bantuan baik do’a maupun dana. (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua