Kader NU Masuk Finalis Lomba Pengayaan Buku Depdiknas
NU Online · Selasa, 25 November 2008 | 09:30 WIB
Hery Nugroho, pemimpin redaksi Majalah Lembaga Pendidikan Ma'arif NU Jawa Tengah (Jateng) masuk dalam daftar 50 besar peserta lomba pengayaan buku yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).
Pengurus Pergunu (Persatuan Guru NU) Jateng yang juga guru di SMPN 7 Semarang itu mengetengahkan naskah berjudul 30 Hari Membuat Majalah Sekolah. Dengan naskah tersebut, pada 30 November - 4 Desember mendatang di Hotel Alia Jakarta, ia akan “bertarung” untuk tampil menjadi yang terbaik.<>
“Pelajaran sekolah penting, tetapi memberikan soft skill yang lain bagi anak didik juga penting,” katanya kepada kontributor NU Online Rosidi di Semarang, Selasa (25/11).
Apa yang menarik dari naskahnya, sehingga bisa masuk dalam 50 besar yang akan memperebutkan juara? “Naskah saya mengupas secara detail langkah apa saja yang harus dilakukan sekolah yang ingin menerbitkan majalah. Pokoknya, dari nol sampai terbit, dari persiapan sampai cetak,” katanya.
Hery sengaja memilih pembahasan seputar majalah sekolah untuk memicu kreatifitas siswa. “Dengan memiliki majalah sekolah, secara tidak langsung kita telah menumbuhkan kreatifitas siswa terutama dalam hal menulis,” terangnya.
Selain itu, kata Ketua Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah ini, dengan memiliki majalah sekolah, juga mendidik siswa untuk berwirausaha. Sebab, demi keberlangsungan majalah, asupan dana harus selalu ada. Karena itu, siswa dididik untuk bisa mencari iklan.
Lomba pengayaan buku itu, memperebutkan 3 kategori penulisan buku, yakni sastra, keterampilan dan sosial. Naskah Hery Nugroho masuk pada kategori keterampilan. (nam)
Terpopuler
1
Jadi Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Komitmen Tak Lupakan PWNU Jatim
2
Khutbah Jumat: Jangan Sampai Jabatan dan Harta Melalaikan Kita, Belajar dari Surah At-Takatsur
3
Kesaksian Ketua PCNU Jombang tentang Sosok Gus Kikin, Harap Rangkul Berbagai Kalangan di PBNU
4
Khutbah Jumat: Beberapa Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian
5
Lima Gunung Api Berstatus Siaga, Aktivitas Anak Krakatau hingga Semeru Masih Terpantau
6
4 Gunung Berapi Indonesia Meletus Dini Hari hingga Pagi Ini
Terkini
Lihat Semua