Surabaya, NU Online
Sejumlah kalangan di NU khawatir suara warga nahdliyin akan tidak termanfaatkan dalam Pemilu mendatang jika terjadi gelombang golongan putih (golput). Kelompok Kaum Muda Nahdliyin (KMN) JawaTimur menghimbau masyarakat, khususnya warga NU untuk tidak Golput.
Koordinator KMN Jatim A Yok Zakaria Irfani di Surabaya, Jumat malam, mengatakan, pilihan sikap golput justru akan merugikan, karena pemilu presiden mendatang memiliki tujuan penting untuk memilih pemimpin bangsa yang akan mengatasi berbagai krisis selama ini.
<>"Kami dari Kaum Muda Nahdliyin menolak keras segala bentuk kegiatan yang mengarah pada sikap golput dan tidak memilih dalam pemilu presiden dan wakil presiden mendatang," katanya kepada wartawan.
Himbaun ini disampaikan terkait dengan dijegalnya Gus Dur sebagi calon presiden oleh KPU. Sebagian massa pendukung setia Gus Dur sudah mengekspresikan kekecewaannya dengan mambakar karta tanda pemilih. Bahkan ada yang sudah menyatakan memilih golput.
Dalam sebuah acara di TV, Muhaimin Iskandar menyatakan berterimakasih kepada Gus Dur, sebab meski menyatakan golput secara pribadi, namun tidak menghimbau warga lain mengikutinya. (MA/bs)
Terpopuler
1
PBNU Umumkan Susunan Kepengurusan 2026–2031 Hari Ini
2
Kabar Baik, Kemenhaj Turunkan Masa Tunggu Haji Jadi 14 Tahun
3
Bijak Menyikapi Tahlilan dan Sedekah untuk Mayit di Tengah Ekonomi Sulit
4
Gus Kikin: Hubungan Indonesia-Palestina Terjalin Panjang Sejak Perjuangan KH Hasyim Asy’ari
5
Hari Ke-15 Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Tenggelam: 2 Jenazah Ditemukan, 69 Masih Hilang
6
25 Kader Pasukan Inti Taiwan Dibaiat, Gus Nabil: Bersiaplah Menjadi Ksatria Khidmah
Terkini
Lihat Semua