Palembang, NU Online
Kementerian agama sudah mengidentifikasi beberapa organisasi massa Islam yang kegiatannya dapat dianggap sudah bersifat radikal atau ekstrim.
"Mereka itu antara lain Hizbut Thahrir Indonesia (HTI), Ikhwanul Muslimin serta Front Pembela Islam," kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengambangan Kehidupan Keagamaan kementerian Agama (Kemenag) Imam Toha di Palembang, Selasa (6/3) malam.<>
Imam mengemukakan identifikasi itu penting dilakukan karena selama ini kementerian agama sering menerima laporan dari masyarakat dan juga aparat pemerintah tentang kegiatan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam yang bernuansa ekstrim atau radikal.
Kementerian agama sedang menyelenggarakan dialog pengembangan wawasan multikulural intern pemuka agama Islam baik di tingkat pusat maupun daerah yang berlangsung mulai Selasa (6/3) hingga Sabtu (10/3) mendatang.
Kegiatan tersebut diikuti berbagai ormas Islam seperti Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, Persatuan Umat Islam, Persatuan Islam serta Al-Wasliyah.
Sementara itu, dua peneliti dari Puslitbang Kementerian Agama Nuhrison dan Asnawati kepada para peserta dialog tersebut menyebutkan kementerian agama telah menemukan adanya beberapa kelompok kecil umat beragama yang masih belum dapat menerima perbedaan secara bijak sehingga mereka cenderung memaksakan kehendaknya.
"Mereka memandang perbedaan itu dengan kacamata `hitam putih`. Fenomena tersebut mengindikasikan hal ihwal kerukunan umat beragama ternyata bukan hanya persoalan sosiologis tetapi juga teologis," kata Nuhrizon
Karena itu, katanya, jika sudah masuk ke zona teologis, maka pemerintah dipastikan tidak bisa berbuat banyak.
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Tunda Amal Baik
2
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
3
Khutbah Jumat: Memudahkan Urusan Orang Lain, Jalan Menuju Ridha Allah
4
Gus Ipul: Mekanisme Pemilihan Ketua Tanfidziyah Lewat AHWA Otomatis sampai Ranting
5
Gus Ipul Tegaskan Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Sah dan Transparan
6
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
Terkini
Lihat Semua