Moscow, NU Online
Pusat Islam kembali dibuka di kota Kareliya, sebuah negara bagian di utara Rusia, bersebelahan dengan perbatasan Finlandia. Islamic Center itu terdiri dari ruang belajar untuk pria dan wanita dan perpustakaan.
Wisam Al Bardaweel, mufti Kareliya, Al Haj Taher Nafeeain, presiden the Islamic society, dan beberapa tokoh Islam setempat yang sangat disegani hadir pada acara pembukaan, Senin kemarin, seperti dikutip Islam Online.
Mufti dalam kesempatan tersebut menjawab beberapa pertanyaan dari hadirin yang terdiri dari Muslim dan non-Muslim.
<>Pemerintah kota setempat pada kesempatan tersebut juga menyatakan kesediaannya menyediakan areal tanah untuk pembangunan masjid pertama di Kareliya.
Disebutkan, lebih dari 20.000 Muslim di Republik Kareliya. Mereka adalah penduduk asli dan hanya beberapa saja pendatang dari Timur Tengah. Mereka memeluk Islam sejak ratusan tahun lalu, ketika Islam sangat berpengaruh di semenanjung Baltik hingga ke Utara Rusia. (MA/io)
Terpopuler
1
PBNU Umumkan Susunan Kepengurusan 2026–2031 Hari Ini
2
Kabar Baik, Kemenhaj Turunkan Masa Tunggu Haji Jadi 14 Tahun
3
Bijak Menyikapi Tahlilan dan Sedekah untuk Mayit di Tengah Ekonomi Sulit
4
Gus Kikin: Hubungan Indonesia-Palestina Terjalin Panjang Sejak Perjuangan KH Hasyim Asy’ari
5
Hari Ke-15 Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Tenggelam: 2 Jenazah Ditemukan, 69 Masih Hilang
6
25 Kader Pasukan Inti Taiwan Dibaiat, Gus Nabil: Bersiaplah Menjadi Ksatria Khidmah
Terkini
Lihat Semua