LPK-NU: Menkes Harus Buktikan Komitmennya pada Rakyat Indonesia
NU Online · Jumat, 23 Oktober 2009 | 11:44 WIB
Kontroversi seputar Menteri Kesehatan Menkes) yang kini dijabat oleh Endang Rahayu Setyaningsih ditanggapi dingin oleh Lembaga Pelayanan Kesehatan Nahdlatul Ulama (LPK-NU). Ketua LPK NU Syahrizal Syarif lebih memilih untuk melihat ke depan, melihat bagaimana komitmen Menkes baru.
"Terpenting adalah kita melihat dan membantu bagaimana Menkes mengabdi untuk menjamin peningkatan pelayana kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Terutama setidaknya dalam tempo seratus hari pertama ini," tutur Syahrizal Syarif.<>
Ditanya mengenai program-program apa saja yang dapat dijadikan bukti komitmen Menkes untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan rakyat Indonesia, pria asal Riau ini berharap Menkes dapat meneruskan program-program layanan kesehatan pro rakyat yang telah dirintis oleh Menkes sebelumnya.
"Jika Menkes sebelumnya menjamin 60 juta rakyat miskin Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis, maka mestinya Endang dapat melipatgandakan jumlahnya, setidaknya dua kaliipat," tandas Syahrizal.
Selain itu, Syahrizal berharap, Endang memiliki program untuk memperbaiki infrastuktur kesehatan rakyat hingga di tingkat terendah. Hal ini dapat dilakukan dengan pembangunan-pembangunan polklinik desa hingga ke daerah-daerah terpencil.
"Satu hal lagi yang harus diperhatikan oleh Endang, adalah harapan kita agar kader-kader kesehatan mendapatkan tunjangan. karena kader-kader kesehatan inilah yang berperan sangat penting dalam proses-proses perkembangan generasi bangsa sejak dini melalui penggalakan posyandu," tegas Syahrizal. (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua