Malang, NU Online
Lajnah La’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) mendorong para penulis di lingkungan NU untuk menulis dan menerbitkan biografi atau profil pengabdian tokoh NU lokal. Selain untuk mengembangkan khasanah ke-NU-an, langkah ini dimaksudkan untuk memberikan spirit dan motivasi bagi generasi penerus NU di berbagai daerah.
Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Pusat Lajnah Ta’lif wan Nasyr NU H Sulton Fathani dalam rapat Koordinasi LTN NU se-Jawa Timur, di Yayasan Bani Hasyim, Singosari, Malang, Ahad (4/3).<>
“Kalau setiap LTN cabang menuliskan dua tokoh saja, maka di Jatim ini sudah terkumpul banyak sekali. Ini belum daerah lain dari Aceh sampai Papua,” katanya.
Dikatakan, pihaknya juga akan memfasilitasi penerbitan biografi atau profil tokoh NU lokal, baik utuh satu tokoh atau kumpulan tokoh NU di satu kawasan tertentu.
Selain tokoh NU, LTN NU di berbagai daerah diharapkan bisa menuliskan atau mempublikasikan kembali karya-karya yang berasal dari pesantren. Sebelumnya, Wakil Sekjen PBNU H Abdul Mun’im DZ mengingatkan, masih banyak karya pesantren yang belum terpublikasikan.
“Tugas LTN adalah memunculkan karya-karya besar dan penulis-penulis besar. Dan ini bisa digali dari pesantren,” katanya.
Wakil Ketua PP LTN NU bidang penerbitan, H Ma’ruf Asrori menyampaikan, penerbitan karya-karya NU atau pesantren dapat dikelola secara profesional dan bernilai komersial. Naskah-naskah yang akan diterbitkan disunting dengan baik sesuai dengan selera pasar dan setelah terbit tidak dibagikan secara cuma-cuma, namun dijual dengan harga terjangkau.
“Kalau dikelola secara profesional maka kita tidak perlu meminta-minta biaya untuk menerbitkan buku. Dari hasil penjualan cetakan pertama, kita sudah bisa membiayai sendiri cetakan-cetakan berikutnya,” kata Ma'ruf Asrori yang juga bos penerbit Khalista Surabaya.
Penulis : A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Sampaikan Terima Kasih dan Minta Maaf
3
Dijual Setan Muktamar
4
Gus Yusuf Maju sebagai Caketum PBNU, Klaim Tak Langgar AD-ART NU
5
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan dari Model Kepemimpinan Nabi
6
Khutbah Jumat: Ketika Manusia Merusak Alam, Saatnya Meneladani Rasulullah Saw
Terkini
Lihat Semua