Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Muhammad Maftuh Basuni menghimbau kepada seluruh calon jamaah haji Indonesia untuk tidak berlebihan membawa barang bawaan dari Tanah Air. Himbauan ini dimaksudkan agar para jamaah haji tidak kerepotan selama berada di Tanah Suci. Pernyataan oleh Maftuh ini disampaikan di Ambon (24/10) seusai melantik Dedi Djubaedi sebagai Rektor Institute Agama Islam Negari (IAIN) Ambon.
Menurut Menag, pemondokan jamaah haji indonesia tahun lebih lebih jauh dibandingkan dengan tahun lalu sebagai akibat perluasan Masjidil Haram oleh pemerintah Arab Saudi.<>
"Hal ini tidak hanya dialami oleh jamaah haji dari Indonesia saja, melainkan juga oleh para jemaah dari negara-negara lain," terangnya.
Lebih lanjut Maftuh menjelaskan, untuk memudahkan mengenali, setiap jamaah akan diberi tanda sesaui bus yang akan mengangkutnya dari pemondokan ke dekat Masjidil haram. termasuk menggunakan 11 terminal yang ada di dekat pemondokan sebagai titik pemberangkatan menuju Masjidil Haram.
"Pemerintah akan memberikan tambahan 200 petugas untuk membantu para jamaah dan memperlancar perjalanan mereka dengan 620 bus. Dalam hal ini, Departemen Agama juga telah berkoordinasi dengan aparat setempat," jelasnya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua