Menag Optimis MK Tolak Cabut UU Penistaan Agama
NU Online · Sabtu, 13 Februari 2010 | 10:22 WIB
Menteri Agama Suryadharma Ali optimis Mahkamah Konstitusi akan menolak permohonan uji materi UU No 5 tahun 1965 tentang penodaan atau penistaan agama. Demikian dinyatakan Suryadharma usai di Jakarta, Sabtu (13/2).
Menurut Suryadharma, kalau sampai permohonan uji materi UU No 5 tahun 1965 dikabulkan maka akan mengundang bahaya yang lebih besar. Sebab UU ini adalah sebagai UU yang menjamin kebebasan beragama tetapi bukan kebebasan beragama tanpa batas.<>
Suryadharma juga mengatakan selama ini UU No 5 tahun 1965 sudah berjalan lama dan tidak pernah ada masalah. "UU ini sudah berjalan dari tahun 1965 sampai 2010, itu berarti sudah 45 tahun tidak ada masalah yang berarti.
"Kenapa sekarang UU itu digugat sebagai UU yang tidak relevan untuk diteruskan. Ini betul-betul salah kaprah," imbuhnya.
Suryadharma Ali juga berharap para pemohon uji materi tidak berkeras hati untuk tetap melanjutkan sidang. Ia juga berharap agar para pemohon dapat mengedepankan pertimbangannya hukum dari pada sekedar pemikiran-pemikiran yang liberal. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
6
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
Terkini
Lihat Semua