Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1430 H. dan Hari Jadi Departemen Agama (Depag) ke-63, Masjid Agung Rogojampi, Banyuwangi menggelar prosesi pernikahan massal gratis bagi kalangan kurang mampu.
Ketua panitia Nanang Nurakhamadi mengatakan, kegiatan itu digelar untuk membantu agar orang-orang miskin dapat menikah dengan meriah. Di antara mereka ada yang hanya bermodal Rp. 10 ribu sebagai maskawin, tutur ketua MWC NU Rogojampi ini, Kamis (8/1).<>
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rogojampi, M lukman, yang bertindak sebagai penghulu pernikahan menyatakan, peserta pernikahan masssal kali ini mencapai sepuluh pasang pengantin. Mereka berasal dari masing-masing wilayah Rogojampi. Dari Desa Aliyan ada empat pasangan, Gitik ada dua pasangan, Bomo sepasang, dan tiga pasangan dari Mangir. Peserta tertua usianya 60 tahun, yakni Karim dan Nasuha, warga Rogojampi. Sedangkan yang termuda berusia 29 tahun.
"Sebagai pelayan masyarakat, KUA siap membantu kapan saja dan kepada siapa saja yang tidak mampu untuk menikah. Tanpa dipungut biaya,'' tegasnya.
Prosesi pernikahan massal ini juga dihadiri oleh rombongan Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Nur Iskandar dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Banyuwangi H Dailami Ahmad.
Sepasang mempelai yang masih berstatus perjaka dan perawan Poniran (58) dan Sunarti (52) tampak datang hanya berdua saja. Mereka tidak didampingi oleh keluarga masing-masing. Meski usianya sudah uzur, semangatnya untuk menjalankan perintah agama itu tak kalah dengan perjaka muda. Poniran 'nekat' meminang gadis pujaan hatinya dengan mas kawin uang tunai Rp 10 ribu. Saking semangatnya mengikuti prosesi nikah masal itu, dia sampai membaca ijab kabul hingga mengulang sepuluh kali.
''Saya juga tidak memberinya apa-apa. Hanya mas kawin senilai Rp 10 ribu itu,'' ungkap buruh pertanian yang mengaku tidak pernah mengetahui rencana Tuhan kepadanya. Di usia yang sudah senja itu, ternyata Tuhan memberi pendamping hidup yang siap menerima dirinya apa adanya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
4
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua