Para korban meninggal bencana alam termasuk korban gempa di Sumatera Barat, adalah termasuk orang mukmin yang dihukumi meninggal sebagai syuhada. Demikian dinyatakan Ketua Pengurus Besar nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masdar Farid Mas'udi di Jakarta, Jum'at (2/10).
''Semua peristiwa kita, pahit atau manis, bisa menjadi petaka atau anugerah. Tergantung bagaimana kita mensikapinya. Ajaran agama kita menegaskan bahwa mereka yang gugur dalam bencana adalah termasuk dalam kategori syuhada ukhrawi," terang Kiai Masdar.<>
Menurut Kiai Masdar, para keluarga dan sanak famili seta rekan-rekan korban berhak menangisi kepergian mereka sebagai wujud kasih sayang. Tetapi tidak perlu terlalu larut dan menenggelamkan diri dalam keputusasaan.
"Yakinlah mereka diterima Allah SWT di surga-Nya dengan rahmat dan ridho-Nya,'' tegas Kiai Masdar.
Lebih lanjut, Kiai Masdar menambahkan, sebagian insan beriman yakin segala sesuatu di alam semesta ini hanya terjadi karena kehendak Yang maha Kuasa sekaligus Maha Penyayang.
''Meski ajaran ini terdengar kurang ilmiah, namun sangat berguna untuk memagari kita dari petaka yang jauh lebih membinasakan kita secara lahir bathin, yaitu keputusasaan. Maka orang beriman adalah orang yang kuat, sangat kuat untuk hidup dalam situasi seberat apapun,'' tandas Kiai Masdar. (min)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
6
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
Terkini
Lihat Semua