Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menyesalkan sikap Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla (SBY-JK) yang cenderung mengedepankan perilaku sebagai politikus daripada seorang negarawan. Menurut Hasyim, belakangan ini, keduanya kerap menyampaikan statemen mewakili parpol masing-masing.
''Tidak seharusnya masing-masing belum bicara soal pencalonan presiden, karena keduanya masih memegang kontrak memimpin seluruh rakyat Indonesia.'' ungkap Hasyim saat menghadiri acara pelantikan Pimpinan Cabang NU Kabupaten Mojokerto di wisma NU Mojokerto, Senin, (23/2).<>
Menurut Hasyim, pernyataan terkait pencalonan presiden keduanya, sepantasnya hanya disampaikan oleh perwakilan parpol masing-masing. Meski sampai saat ini, kedua tokoh tersebut menjabat sebagai petinggi parpol.
''Itulah kalau tidak ada pengaturan yang jelas antara seorang negarawan dan politikus. Jika SBY turun ke daerah sebagai tokoh parpol, dan kepala daerah ditempat yang dituju berasal dari parpol lain, pasti dia tidak akan disambut,''
paparnya.
Karena itu Hasyim menyarankan agar ke depan ada aturan khusus yang secara tegas memilah antara posisi seseorang sebagai negarawan dan politikus.
Menurutnya, hal ini sangat penting, agar tidak tidak terjadi ambiguitas.
Sejumlah tokoh terlihat hadir dalam pelantikan PC NU Kabupaten Mojokerto periode 2008-2013 kemarin. Selain Hasyim, dari PBNU juga terlihat Wasekjen Taufik R Abdullah yang datang bersama sang istri Ida Fauziah yang juga anggota DPR RI. Rois Syuriah PW NU Jatim KH Miftakhul Akhyar dan Bupati Mojokerto Suwandi juga hadir pada kesempatan itu. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua