Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, Jawa Timur, terus melakukan konsolidasi organisasi terkait agresi Israel ke Palestina, sembari menunggu instruksi dari Pengurus Wilayah (PWNU) Jawa Timur dan Pengurus Besar (PBNU) di Jakarta.
Di Jombang, Jumāat (9/1) PCNU, bersama pimpinan badan otonom (banom) NU, antara lain GP Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, mengadakan pertemuan membahas langkah- langkah penting untuk merespon agresi brutal Israel atas Palestina.<>
Membuka acara itu, KH Wazir Ali,Katib Syuriah menyatakan, Israel tidak bisa lepas dari semangat Zionis yang memiliki semangat nasonalisme untuk menghancurkan umat Islam. āUkhuwahā yang dipegang teguh itulah yang menjadikan mereka berjaya.
āUkhuwah (persaudaraan) mereka sangat kuat, sementara ukhuwah kita selama ini lebih banyak masih dalam wacana, masih belum teraplikasi,ā kata Pengasuh Pesantren Denanyar itu.
āMereka adalah musuh kemanusian, karena agresi itu melanggar HAM, namun yang positif dari mereka, seperti etos belajar, kita ambil,ā imbuhnya.
āApa yang dilakukan Israel adalah kejahatan perang dan kemanusian,ā imbuh H. Ubaid ketua GP Anshor Jombang.
Menurutnya, pertemuan konsolidasi penting dilakukan, karena PCNU perlu masukan dari banom dan segenap elemen masyarakat untuk mengambil sikap bersama.
āWalaupun belum mendapat panduan normatif dari PWNUĀ dan PBNU, kita perlu mengambil sikap bersama, bergerak bersama ā sama dan ada pernyataan sikap,ā kata KH Israfil Amar, Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang.
āWalaupun bukan partai politik, tapi NU harus punya gerakan politis untuk eksistensi peran kemanusiaan dan dakwah NU,ā tambahnya.
Dalam pertemuan itu, menindaklanjuti istighasah dan qunut nazilah yang telah terealisasi di ranting, MWC dan Banom, PCNU Jombang akan menggelar doāa bersama dan shalat ghaib serta pembacaan pernyataan sikap, pada JumāatĀ (16/1) bersama seluruh elemen Nahdliyyin, dari ranting, MWC, Banom dan Pesantren se Jombang. (yus)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
2
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
3
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
4
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
5
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
6
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua