Pemerintah Diminta Implementasikan Hasil Evaluasi Haji
NU Online · Selasa, 1 Februari 2011 | 07:33 WIB
Pemerintah diminta mengimplementasikan hasil evaluasi pelaksanaan haji tahun 2010 secara cepat dan tepat. Sehingga diharapkan pelaksanaan dan pelayanan ibadah haji pada 2011 dan tahun-tahun mendatang, lebih baik.
Selain itu, pemerintah juga didesak untuk segera menyelenggarakan tender penerbangan haji. Dengan mempercepat tender, diharapkan biaya penerbangan--yang selama ini mencapai 52 persen dari total biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH)--bisa ditekan.<>
Demikian dinyatakan anggota Komisi VIII DPR Zainun Ahmadi di Jakarta, Selasa (1/2). Menurut Zainun, semua hasil pelaksanaan penyelenggaraaan ibadah haji bergantung manajemen dan kepemimpinan. "DPR dan pemerintah sepakat tahun ini ditender, tapi harus cepat karena sudah Februari. Sebab, penerbangan juga tidak bisa mendadak," katanya.
Mengenai pemondokan, Zainun berharap, jarak pemondokan jamaah haji Indonesia bisa lebih dekat dengan Masjidil Haram, Makkah, ataupun Masjid Nabawi, Madinah. Dalam hal ini, ia menyarankan pemerintah untuk mencontoh Malaysia.
Menurutnya, penyewaan pemondokan bagi jamaah haji Malaysia dilakukan dalam masa kontrak selama lima tahun. Cara tersebut dinilai efektif untuk menghindari persaingan ketat antarnegara dalam memperoleh pemondokan terdekat dari kedua masjid tersebut. (ful)
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
PBNU Rilis Twibbon Hari Santri 2026, Unduh Linknya di Sini
3
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
4
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
5
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
6
KH Syukron Makmum dan Daarul Rahman-nya
Terkini
Lihat Semua