Pemerintah Susun Program Pendidikan Agama untuk Napi
NU Online · Senin, 15 Maret 2010 | 06:12 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Agama sedang menyusun program pendidikan agama untuk para narapidana (Napi). Penyusunan program pendidikan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama bagi narapidana
"Kami sedang membuat pendidikan agama di penjara untuk anak-anak, perempuan, dan laki-laki termasuk tentang terorisme," kata Menteri Agama Surya Dharma Ali saat menghadiri peringatan maulid nabi di Pesantren Watucongol Muntilan, Ahad, (14/3).<>
Salah satu materi pelajaran penting adalah tentang anti terorisme. Hal itu dimaksudkan untuk memberantas tersebarnya paham terorisme yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Menurut Surya, penyusunan program pendidikan agama bagi Napi terutama tentang anti terorisme ini penting dilakukan agar Napi pelaku tindak terorisme bisa kembali meyakini ajaran Islam sebenarya yang damai.
Selain itu, memang terdapat kebutuhan mendalami agama bagi Napi. "Idealnya mereka harus kembali (ke ajaran Islam)," katanya.
Surya juga menyebutkan, pelaksanaan pendidikan agama di penjara menjadi semakin penting untuk mengatasi penyebaran pemahaman ajaran Islam sempalan. Saat ini, terdapat sejumlah kelompok mengatasnamakan Islam, tapi ajaran dijalankan bertentangan dengan Islam.
"Antara lain di Kuningan ada aliran yang kalau kaum ibu mau suci harus mau ditiduri oleh imamnya. Ini jelas aliran sesat. Ada juga yang mengaku Islam, tapi shalat cukup satu kali sehari, kiblatnya ke selatan, dan bayar Rp 4 juta untuk masuk surga," katanya. (sam)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua