Perbankan Syariah Timur Tengah Bidik Nasabah Wanita
NU Online · Senin, 21 Desember 2009 | 11:01 WIB
Bank-bank syariah di Timur Tengah berada dalam posisi tepat untuk dapat menjaring nasabah wanita. Pasalnya bank-bank tersebut menawarkan elemen unik dimana sejumlah bank mempunyai kantor cabang khusus wanita (ladies branch). Dengan perkiraan jumlah total pendapatan 5 triliun dolar AS, para wanita pekerja, berpendidikan dan ambisius memiliki peluang komersial untuk mendapatkan barang dan jasa yang bagus.
Perusahaan-perusahaan pun harus melihat wanita Arab sebagai segmen konsumen yang berkembang cepat dan seharusnya bersiap mengadaptasi segala kebutuhan para wanita tersebut. Boston Consulting Group memproyeksikan para wanita di Uni Emirat Arab mengontrol kebutuhan rumah tangga sekitar 250 miliar dinar, dimana 70 persen di antaranya dimiliki oleh wanita pribumi.<>
Saat ini para wanita di Uni Emirat Arab mempunyai pendapatan tahunan berjumlah 2 miliar dinar. Principal Boston Consulting Group Dubai dan New York, Mohammed Badi mengatakan para wanita menginginkan adanya informasi jelas mengenai opsi finansialnya.
“Saat ini terjadi peningkatan kualitas jasa keuangan bagi wanita di Timur Tengah yang memberikan pertumbuhan bagi pendapatan wanita dan kemampuan membeli,” kata Badi, sebagaimana dikutip arabianbusiness.com, Senin (21/12).
Boston Consulting Group mengatakan permintaan jasa perbankan yang mulai tumbuh di kalangan wanita seharusnya mendorong perbankan syariah membidik pasar tersebut. Secara khusus wilayah Timur Tengah adalah pasar yang terus berkembang dimana bank dapat mengeksplor lebih banyak lagi. Banyak wanita Arab pun saat ini masuk ke dunia kerja dan membuat keputusan finansial yang penting. (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua