Perbatasan antara Gaza dan Mesir, yang merupakan satu-satunya tempat penyeberangan perbatasan yang menghubungkan Israel, mulai Minggu (22/2) dibuka selama tiga hari. Hal ini untuk memberi jalan perlintasan para pelajar dan orang-orang sakit.
Rafah ditutup sejak Juni 2006, ketika para gerilyawan Gaza menyekap seorang tentara Israel dalam perang lintas-batas yang mematikan.<>
Berdasarkan perjanjian 2005 yang dibuat setelah negara Zionis itu menarik para pemukim dan tentaranya dari Gaza, Rafah dioperasikan secara bersama oleh Mesir dan para pejabat Palestina. Pengoperasian ini dipantau Uni Eropa dan kamera-kamera Israel.
Hamas berjanji akan menghancurkan negara Yahudi itu dan menguasai kekuatan di Gaza pada Juni 2007. Yakni, setelah pertempuran di jalan-jalan yang mematikan dengan lawan-lawan dari gerakan sekuler Fatah, yang dipimpin Presiden Mahmoud Abbas.
Sejak itu, Israel memperketat blokade atas wilayah Palestina yang miskin itu, yang 1,4 juta penduduknya bertahan karena bantuan asing.(inl)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua