Pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati di Dewan Pimpinan cabang partai Kebangkitan bangsa (DPC PKB) Kabupaten Malang sama-sama sepi. Di DPC PKB yang membuka pendaftaran semenjak 1 Februari, belum ada calon yang mendaftar.
Agus Salim, sekretaris Desk Pilkada DPC PKB mengatakan, belum ada calon yang mengambil formulir. Mengambil formulir berarti mendaftar dan wajib membayar Rp 10 juta. Hanya ada beberapa nama yang sebatas bertanya-tanya. Atau, hanya memesan formulir saja. "Belum, belum ada. Kalau ada pasti sudah membayar," kata Salim.<>
Salim menduga para pendaftar akan datang di hari terakhir pendaftaran, yakni Minggu, 7 Februari. Siapa yang mengambil dan mengembalikan formulir, dialah yang terdaftar menjadi bakal calon dari PKB.
Bagaimana bila hingga penutupan pendaftaran masih sepi? Desk pilkada akan menggelar pleno. Bersama pengurus DPC. Pleno tersebut untuk menyikapi langkah yang akan diambil. "Kalau untuk biaya pendaftaran, tak ada diskon. Memang itu sudah ketentuan untuk maju menjadi calon," kata Salim seperti dilansir Radar Malang, Sabtu (6/2). (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua