PKB Minta Pengganti Sri Mulyani dari Kalangan Profesional
NU Online · Kamis, 6 Mei 2010 | 11:28 WIB
Menkeu Sri Mulyani dipastikan akan menanggalkan jabatannya karena menjabat managing director di Bank Dunia. Pengganti Sri Mulyani pun menjadi perbincangan menarik di kalangan publik dan partai politik. PKB berharap pengganti Sri Mulyani berasal dari kalangan profesional saja.
"Menurut saya, lebih baik jangan dari partai politik, tetapi kalangan profesional saja. Karena pos yang ditempati Bu Sri Mulyani saat ini kan jatahnya profesional," kata Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di Jakarta, Kamis (6/5).<>
Menurut kolega Sri Mulyani di kabinet ini, posisi menkeu sangat strategis, karenanya harus diisi orang-orang yang memiliki kapasitas dan integritas tinggi. Selain itu, karena Kemkeu bermitra dengan semua kementerian termasuk DPR, pos tersebut haruslah diisi orang yang netral dan independen serta kuat.
"Penggantinya kalau tidak sama persis dengan Bu Sri Mulyani, ya di bawah beliau sedikitlah. Harus kuat, netral, independen dan berani," papar menteri tenaga kerja ini.
Saat ditanya siapa figur yang cocok untuk mengisi pos Menkeu, Muhaimin tidak mau menyebut nama. Sebab, soal pengantian menteri menjadi wewenang mutlak Presiden SBY. PKB akan menghargai siapapun yang dipilih dan ditunjuk Presiden SBY.
"Kita tidak mau ikut-ikut mengusulkan dan menyebut nama. Biarkan itu menjadi hak prerogatif presiden. Kita hanya berharap sosok yang kuat, independen dan netral. Kalau dari parpol kan susah kita temukan yang begitu," pungkas mantan Wakil Ketua DPR ini. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
6
Krisis Kemanusiaan di Balik Kekerasan Lembaga Pendidikan Agama
Terkini
Lihat Semua