PKB Minta Umat Islam Perlakukan Obama Sebagai Tamu
NU Online · Rabu, 17 Maret 2010 | 08:26 WIB
Pro kontra kedatangan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia membuat mantan ketua FPKB Effendi Choirie prihatin. Politisi PKB ini meminta kelompok-kelompok Islam yang lantang menolak kehadiran Obama meneladani lagi sikap Nabi Muhammad SAW.
"Nabi Muhammad SAW saja tidak pernah menolak tamu, bahkan memuliakan setiap tamu yang datang baik dari Nasrani maupun Yahudi. Tak peduli tamu itu bermaksud baik maupun jahat. Karena itu, menerima dan memuliakan kehadiran tamu Presiden Obama menjadi bagian dari ajaran dan tradisi Islam itu sendiri," kata Efendi di Jakarta, Rabu (17/3).<>
Efendi menilai kehadiran Obama sangat strategis jika Indonesia bisa memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Apalagi Obama salah satu presiden yang menginginkan adanya dialog dan membangun saling pengertian antara peradaban barat dan Islam.
"Sebagai negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, tokoh agama yang benar dan bervisi, harus mengambil momentum ini untuk menjelaskan kepada pemimpin dunia tentang substansi Islam yang benar," terangnya.
"Islam klop dengan demokrasi, HAM, lingkungan hidup, perdamaian dunia yang abadi. Selain itu Islam juga menghormati pluralisme dan anti terorisme serta cara-cara radikal dan anarkisme. Atas dasar itu, Islam dan pemeluknya siap bekerjasama, bersahabat dan menghormati siapapun," imbuhnya.
Dialog dan tukar-menukar pengetahun, pengalaman, tradisi, pendidikan dan berbagai aspek kehidupan yang saling menguntungkan, harus terus menerus dilakukan dua belah pihak. Demikian pinta Efendi. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua