Sistem suara terbanyak dalam Pemilu April mendatang membuka peluang terjadinya politik uang para calon legislatif (caleg) untuk memenangkan suara. Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sumatera Barat (Sumbar) tidak akan memberi toleransi kepada calegnya yang ketahuan melakukan politik uang.
Demikian Dinyatakan Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPW PKB Sumbar Akhmad Khambali di Padang, Rabu (11/2). Menurut Khambali, PKB akan selalu mengawasi, agar caleg kaya yang punya banyak uang agar tidak menutup kesempatan caleg-caleg miskin lainnya.<>
"Para caleg PKB harus benar-benar turun ke lapangan dan selalu berkoordinasi dengan seluruh jajaran pengurus dari tingkat provinsi sampai anak ranting sehingga caleg PKB dipilih atas dasar idaman hati bukan karena sikap sombong, arogan dan riya, " ujar Khambali.
Menurut Khambali, yang dimaksudkan sebagai caleg iadaman adalah mereka yang profesional dan beretika. Caleg model ini akan membawa aspirasi, dan memperbaiki nasib rakyatnya.
"Sesuai instruksi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, para caleg yang menggunakan money politic, tidak akan direkomendasikan untuk dilantik," tegasnya.
Lebih lanjut, Hambali menjelaskan, hal ini memang mengandung resiko tersendiri. Tidak mustahil terjadi pergolakan dan tindakan-tindakan kekerasan, melanggar hukum dan sejenisnya dalam kegiatan politik, baik karena ketidaktahuan, maupun acapkali karena terkena hasutan para politikus yang tidak menggunakan etika. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua