Polri Larang Pengiriman Relawan Perang ke Lebanon
NU Online · Selasa, 8 Agustus 2006 | 09:38 WIB
Jakarta, NU Online
Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melarang pengiriman relawan perang dari Indonesia dalam konflik Israel-Libanon. Dikatakan, hal itu justru malah menyulitkan pemerintah Indonesia.
Larangan itu menyusul adanya rencana sejumlah organisasi masyarakat di tanah air untuk mengirimkan relawan guna bertempur melawan pasukan Israel yang hingga saat ini masih menggempur Lebanon dan menculik sejumlah tokoh politik Palestina.
"Namun Polri mendukung pengiriman orang ke sana untuk tujuan kemanusiaan sebagai bentuk rasa solidaritas," kata Wakil Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Anton Bachrul Alam menegaskan Markas Besar Polri di Jakarta, Selasa (8/8).
"Aksi solidaritas untuk Lebanon dan Palestina tidak perlu dengan ikut berperang tetapi bisa dengan mengirimkan barang, obat atau bantuan kemanusiaan lain. Seandainya mengirim orang pun diharapkan untuk membantu dari sisi kemanusiaan saja," kata Anton. (ant/nam)
Terpopuler
1
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
5
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
6
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
Terkini
Lihat Semua