Pondok Pesantren terbukti berperan sangat strategis dalam pembangunan. Kepercayaan masyarakat atas institusi pesantren semakin memperkuat eksistensinya dalam menempa kader pembangunan, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Karenanya, tidaklah berlebihan jika pesantren dijadikan mitra strategis Pemprov Jabar dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, dinamis. Sehingga diharapkan pesantren diharapkan menjadi agen perubahan dan pembangunan di wilayahnya masing-masing.
/>
Demikian dinyatakan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Bandung, Sabtu (1/1). Pada saat yang sama, Heryawan juga melakukan Pencanangan Gerakan Santri Menanam,
Kegiatan semacam ini, kata Heryawan, merupakan momentum strategis untuk menyatukan paradigma dan visi pesantren yang bersandar dari nilai kepercayaan masyarakat terhadap institusi pesantren.
Sehingga diharapkan nantinya kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan atau program konkret yang dapat mendukung pemberdayaan komunitas pesantren, sebagai bagian dari model pembangunan berbasis komunitas (community based development).
Terkait dengan adanya penerapan eco-pesantren (gerakan santri menanam) yang merupakan bentuk pendidikan lingkungan hidup berbasis pondok pesantren. “Kegiatan tersebut sejalan dengan misi Jawa Barat sebagai 'Green Provinces'," kata Heryawan Ahad(2/1).
Heryawan juga berharap, program gerakan santri menanam (eco-Pesantren) yang diikuti dengan kegiatan seminar dan diskusi dapat lebih meningkatkan kemandirian pesantren, sekaligus memantapkan peran pondok pesantren sebagai agen perubahan masyarakat serta mitra terdepan Pemerintah Provinsi, untuk melangkah bersama secara sinergis dalam rangka menghadirkan berbagai kemajuan pembangunan di Jawa Barat. (ful)
Terpopuler
1
PBNU Rilis Twibbon Hari Santri 2026, Unduh Linknya di Sini
2
KH Syukron Makmum dan Daarul Rahman-nya
3
Ketum GP Ansor: Keteladanan KH Abbas Buntet Layak Diabadikan sebagai Pahlawan Nasional
4
Akhir Perang AS-Israel Versus Iran
5
Masyarakat Sipil Gelar Aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani Besok, Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
6
Karhutla Belum Reda, Rais Aam PBNU Ajak Masyarakat Terus Berdoa agar Musibah Segera Berakhir
Terkini
Lihat Semua