PPP Tak Sebut Nama Penanggungjawab Skandal Century
NU Online · Rabu, 24 Februari 2010 | 05:00 WIB
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) hanya memberi saran untuk penyelesaian kasus bailout Bank Century. FPPP juga hanya 'berani' menyebut posisi-posisi pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini.
Kesimpulan FPPP ini dibacakan oleh M. Romahurmuziy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu malam (24/2). "FPPP mendesak KPK, kepolisian dan Kejaksaan menindaklanjuti temuan Bank Century terhadap pihak-pihak terkait," kata Romahurmuziy.<>
Romahurmuziy menyebut 5 pihak dalam 5 kategori yang dianggap paling bertanggung jawab dalam bailout ini. Mereka adalah:
1. Pemegang saham CIC,
2. Pemegang saham Century,
3. Pejabat BI selama merger,
4. Pejabat BI, Pejabat KSSK pascamerger,
5. Pejabat BI, Pejabat KSSK dan LPS saat SPJP dan PMS saat berlangsung.
"FPPP mendesak pemerintah dan aparat menangkap Robert Tantular, Rafat Ali Rivzi dan Hesham Al-Warraq dan pihak yang melarikan diri lainnya dan mengembalikan aset ke kas negara," pinta Romahurmuziy.
Vonis 5 tahun yang diterima oleh Robert, menurut FPPP juga dirasa telah menciderai hati rakyat. Romahurmuziy juga meminta agar aparat penegak hukum segera menyelesaikan kasus Robert secara cepat.
"Karenanya sudah pantas rekomendasi pansus dalam bentuk meneruskan ke penegak hukum," tandasnya. (min)
Terpopuler
1
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
2
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
3
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
4
Kekeringan Meluas, Banser Pemalang Salurkan 211 Ribu Liter Air Bersih
5
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
6
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
Terkini
Lihat Semua