Presiden Perintahkan Investigasi Menyeluruh atas Insiden Ahmadiyah
NU Online · Selasa, 8 Februari 2011 | 02:23 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan investigasi menyeluruh atas peristiwa kekerasan terhadap jamaah Ahmadiyah yang terjadi pada Ahad (6/2) di Kampung Peundeuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, Banten.
Dalam konferensi pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/2), Presiden meminta agar diketahui secara pasti siapa yang bersalah dalam insiden yang menyebabkan tiga orang tewas dan enam lainnya luka-luka itu.
/>
"Terhadap ini saya telah menginstruksikan untuk dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui sebab akibat dan kejadian yang sebenarnya dengan tujuan siapa yang lalai, siapa yang bersalah, siapa yang melanggar hukum harus diberikan sanksi," tuturnya.
Dalam konferensi pers tersebut, Presiden juga menyampaikan penyesalan dan keprihatiannya karena bentrokan fisik antara jamaah Ahmadiyah dan warga setempat itu menimbulkan korban jiwa.
Kepala Negara meminta agar dalam investagasi menyeluruh nantinya juga dapat diketahui apakah sebenarnya insiden itu dapat dicegah namun terlanjur terjadi karena tidak ada pencegahan efektif dari aparat keamanan maupun pemerintah daerah setempat.
"Maka dalam hal ini sanksi dan tindakan juga perlu dilakukan termasuk dari kedua belah pihak itu, siapa yang melakukan pelanggaran hukum itu juga mesti diberikan sanksi sebab kita tidak bisa memberi toleransi seperti ini terjadi lagi, terjadi lagi," jelasnya.(ant)
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
PBNU Rilis Twibbon Hari Santri 2026, Unduh Linknya di Sini
4
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
5
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
6
KH Syukron Makmum dan Daarul Rahman-nya
Terkini
Lihat Semua