Invasi militer Israel ke Palestina juga membuat kalangan pondok pesantren di Jombang prihatin. Sebagai ungkapan keprihatinan, ribuan santri di dua pondok pesantren menggelar salat Ghaib, pada hari Jum'at (2/12) lalu.
Seluruh Santri Ponondok Pesantren Tarbiyatun Nasyiin, Paculgowang, Diwek, dan Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang bersama warga setempat mengikuti shalat ghaib dengan khusyu. Aksi itu ditutup dengan memanjatkan doa, khusus bagi warga Palestina dan para syuhada yang gugur dalam konflik Israel-Palestina.<>
Di Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyiin, shalat Ghaib digelar pada pagi hari di masjid setempat. Dipimpin langsung oleh pengasuh yang juga Ketua Dewan Syuro DPP PKB kubu Muhaimin, KH Azis Mansyur.
Seusai shalat, KH Azis mengungkapkan keprihatinannya atas invasi Israel ke jalur Gaza. Untuk itu, ia berharap agar pemerintah proaktif mendesak PBB untuk menghentikan kesewenang-wenangan Israel.
Sementara itu di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, shalat Ghaib dilakukan menjelang salat Jumat di masjid setempat. Dipimpin oleh salah satu pengasuhnya, KH M Fadlulloh Malik. Ratusan santri juga mengikuti shalat ghaib ini dengan khusyu.
KH Fadlulloh mengatakan, shalat ghaib ini untuk mendoakan muslim warga Palestina, yang dibombardir tentara Israel. Serangan yang sudah menelan ratusan korban jiwa tersebut benar-benar keterlaluan. (JP)
Terpopuler
1
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
2
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
3
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
4
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
5
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
6
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua