Jakarta, NU Online
Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Yordania atas serangan bom teroris di Amman yang menyebabkan derita dan kehilangan. "Pemerintah Indonesia berada di sisi Yordania pada saat duka sekarang ini," demikian bunyi siaran pers Departemen Luar Negeri RI seperti dikutip ANTARA di Jakarta, Kamis.
Menurut siaran pers tersebut, Menlu Hassan Wirajuda telah mengirimkan pesan bela sungkawa kepada mitra kerjanya Menlu Kerajaan Yordania Farouk Kasrawi. Dikatakan pula, Pemerintah Indonesia mengutuk keras serangan teroris di Amman tersebut dan meminta komunitas internasional selalu tegas menolak aksi pengecut yang ditunjukkan untuk intimidasi dan teror yang menyebabkan korban pada penduduk sipil yang tidak bersalah.
<>Pemerintah Indonesia sendiri, katanya, melalui Kedubes RI di Amman berupaya memastikan keselamatan dan keamanan warganya yang sekarang berada di Yordania setelah peristiwa serangan bom teroris tersebut. Sampai saat ini Pemerintah Indonesia telah menerima informasi mengenai meninggalnya seorang warga Indonesia dan dua korban luka sebagai akibat pemboman di Hotel Grand Hyatt, Amman. Ketiga warga Indonesia itu adalah musisi yang tengah bekerja di hotel tersebut dan Deplu telah memberitahukan musibah tersebut kepada pihak keluarga dan akan membantu memfasilitasi mereka dalam menghadapi tragedi itu.
Sementara itu pengurus PBNU juga mengutuk aksi teroris yang meledakan bom di Amman dan mengucapkan bela sungkawa yang mendalam kepada para korban.
(cih)
Terpopuler
1
Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
2
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
3
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
4
Jadwal Cuti Bersama dan WFA Lebaran 2026, Total Libur Capai 16 Hari
5
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua