Sambut Harlah ke-50 PKC PMII Kalsel Ajukan Tiga Tuntutan
NU Online · Selasa, 20 April 2010 | 02:08 WIB
Dalam rangka memperingati hari kelahiran Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia (PMII) yang ke-50 (17 APRIL 1960-17 APRIL 2010), Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC) PMII Kalimantan Selatan mengajukan tiga tuntutan, Senin (20/4) kepada Pemerintah Pusat dan Daerah.
Ketiga tuntutan tersebut adalah desakan agar Pemerintah Pusat dan Daerah menghentikan izin pertambangan baru yang ada di kabupaten-kabupaten di Kalimantan Selatan. Kedua, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera melakukan audit investigatif di sektor pertambangan dan kehutanan di kabupaten-kabupaten di Kalimantan Selatan.<>
Sedangkan tuntutan yang ketiga adalah desakan kepada pihak-pihak terkait untuk melakukan verifikasi ulang terhadap izin-izin Kuasa Pertambangan (KP) yang membuat dearah-daerah terkena bencana banjir.
Dalam pernyataan yang ditandatangani oleh Pengurus Koordinator Cabang
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Selatan ini, PMII menguraikan bahwa banjir yang kembali melanda beberapa daerah di Kabupaten Kota Baru, Tanah Bumbu, Tanjung, Banjar dan Balangan adalah akibat penebangan pohon, perladangan, kebakaran hutan, dan penambangan, baik yang legal maupun illegal.
"Pertambangan batu bara, perkebunan sawit skala besar dan perkebunan monokultur telah menghancurkan sumber daya alam di Kalimantan Selatan. Aktivitas-aktivitas perusakan lingkungan ini telah menghabiskan tutupan lahan dan mengancam keberadaan daerah aliran sungai (DAS) yang ada di Kalimantan Selatan," terang Bunyamin, Ketua PKC PMII Kalsel. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
6
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
Terkini
Lihat Semua