Jerusalem, NU Online
Lima pemukim Israel ditahan sehubungan dengan serangan dan pembakaran terhadap sebuah masjid Palestina di Tepi Barat Desember lalu, kata radio militer, Senin (18/1). Ke lima orang itu ditahan dalam satu operasi oleh polisi Israel dan badan keamanan domestik Shin Bet di Yitzhar , satu pangkalan para pemukim garis keras di Tepi Barat bagian utara.
Lima orang lainnya yang dicari polisi juga ditahan dalam operasi Ahad malam. Polisi sebelumnya menahan seorang pemuda berusia 17 tahun dari permukiman Tepi Barat lainnya sehubungan dengan serangan terhadap masjid itu, tetapi ia kemudian dibebaskan.
Pada 11 Desember, para penyerang merusak sebuah masjid di Tepi Barat , membakar kitab-kitab suci Muslim dan menulis pesan-pesan kebencian dalam bahasa Yahudi dalam satu serangan yang dituduh dilakukan para warga Yahudi berhaluan keras yang marah pada rencana untuk mengekang pembangun permukiman Yahudi.
Para pemukim Yahudi berhaluan keras juga menyetujui apa yang mereka sebut kebijakan " kartu harga" berdasarkan itu mereka menyerang warga Palestina, ladang-ladang dan desa-desa mereka,apabila pemerintah Israel melakukan tindakan untuk mengekang pembangun proyek-proyek perumahan. (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua