Soal Penentuan Lebaran, PCNU Purworejo Ikuti Keputusan Pemerintah
NU Online · Sabtu, 29 September 2007 | 05:51 WIB
Perbedaan penentuan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri di kalangan Nahdlatul Ulama (NU) pada tahun lalu tampaknya tak akan terjadi lagi pada tahun ini. Pengurus Cabang NU Purworejo, Jawa Tengah, menyatakan akan mengikuti keputusan Pemerintah, dalam hal ini Departemen Agama (Depag).
Ketua PCNU Purworejo Dawud Mukhlas mengatakan, sikap tersebut diambil sesuai dengan pedoman rukyatul hilal (melihat bulan) dan hisab (perhitungan astronomi) yang dikeluarkan Pengurus Besar NU. Selain itu juga merupakan hasil Muktamar ke-27 NU Situbondo tahun 1984, yang menyatakan bahwa penentuan Idul Fitri adalah hak pemerintah setelah melalui sidang isbat yang dilakukan Depag.<>
“Sesuai instruksi PBNU, selama sidang isbat itu tetap mengacu pada metode rukyat, maka hasil yang ditetapkan akan diikuti oleh warga NU, termasuk di Kabupaten Purworejo,” terang Mukhlas di Purworejo, Jumat (28/9) kemarin.
Mukhlas juga mengungkapkan, beberapa waktu lalu, Syuriah PCNU Purworejo juga telah melakukan rapat untuk menyiapkan langkah-langkah khusus sebagai antisipasi kebingungan umat akibat perbedaan perayaan Idul Fitri.
Bila memang terjadi perbedaan, lanjut Mukhlas, tidak semestinya menjadi alasan perpecahan umat Islam. “Perbedaan Idul Fitri itu bukan menyangkut masalah akidah umat. Tapi hanya syariat. Dalam hal ini perbedaan metode untuk mengetahui hilal. Ada yang menggunakan hisab tapi ada yang menggunakan rukyat,” paparnya.
Oleh karena itu, dia berharap jika nantinya Idul Fitri benar-benar berbeda tidak lantas dibesar-besarkan. Semua pihak diharapkan bisa memahami dan saling menghormati dan bertoleransi, khususnya warga NU di Kabupaten Purworejo.
Hanya saja dia meminta jika ada yang merayakan lebih dulu, diharapkan tidak memfatwakan sebagai sebuah kebenaran tunggal. “Kita hormati kalau ada yang mendahului. Tapi jangan difatwakan kepada warga lain (NU),” harapnya. (sm/man)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
4
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
5
NU Online Raih AMSI Awards 2026 Kategori Inovasi Strategi dan Engagement Terbaik
6
PBNU Terima Kunjungan BTN dan BSN, Bahas Akses KPR Subsidi bagi Warga NU
Terkini
Lihat Semua